| Lampard rayakan golnya ke gawang Moldova |
Drama terjadi di Stadion New Wembley, London, dinihari tadi WIB. Tuan rumah Inggris nyaris terjungkal di tangan Ukraina pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup H Zona Eropa.
Gelandang asal Chelsea, Frank Lampard tampil sebagai pahlawan pada laga ini setelah sukses mengeksekusi penalti, tiga menit jelang bubaran.
Gol tersebut menjadi penyama kedudukan, setelah gawang Joe Hart terlebih dulu dijebol via tendangan melengkung milik Evgeni Konoplienka di menit ke-39. Hasil ini menjadi antiklimaks setelah empat hari sebelumnya armada Roy Hodgson menuai lima gol tanpa balas di kandang Moldova.
Objek sasaran para pendukung The Three Lions tak lain adalah sang kapten, Steven Gerrard. Sayang, kartu kuning kedua yang dikeluarkan wasit asal Turki, Cuneyt Cakir, sesaat setelah gol Lamps, membuat punggawa Liverpool tersebut harus keluar lapangan.
Kondisi ini membuat Super Gerro melengkapi penampilan buruknya dalam dua laga awal. Saat Inggris menaklukkan Moldova, Gerrard hanya bermain 45 menit pertama, sebelum diganti Michael Carrick.
Pertandingan dinihari tadi juga menjadi pesta kartu kuning. Tercatat, 6 kartu kuning untuk tim tuan rumah. Sedang pemain tim tamu mendapat 3 kartu kuning.
Gerrard sendiri mengaku kaget dengan kartu merah yang diperolehnya. "Saya tidak berpikir ada pelanggaran yang buruk. Itu tekel yang sebenarnya tidak terlalu berat. Jelas saya kecewa, namun senang dengan penampilan di lapangan," kata Gerro, di BBC.
Akibat kartu haram yang diterima pada laga ke-98 bersama timnas, ia terpaksa absen saat Inggris melawan San Marino. "Tidak masalah karena teman-temanku pasti menang. Menghadapi Ukraina, kami banyak menguasai bola dan mengontrol pertandingan. Seharusnya bisa menang, tapi Ukraina memang bermain bagus," ujar Gerrard.
Pelatih Hodgson mengatakan hasil yang diperoleh kontra Ukraina tak adil secara umum. "Kami sedang tak beruntung, karena banyak sekali kesempatan emas yang gagal dimaksimalkan. Soal gol, tendangan pemain itu memang sangat bagus," ujar eks arsitek Inter Milan ini.
Sedangkan kubu Ukraina juga mengaku kurang puas. Pelatih Oleh Blokhin mengaku kecewa dengan gol penalti Lamps."Kami memulai pertandingan dengan baik, meraih hasil positif dan ternyata harus kehilangan tiga angka di akhir pertandingan. Namun saya salut dengan perjuangan anak buahku. Ini menunjukkan kami siap menjalani fase kualifikasi yang panjang ini," sebutnya.
Sumber Tribunnews
No comments:
Post a Comment